Kisah Kakak Beradik Yang Sukses Karena Bullian

Ternyata tak semua orang berkecil hati setelah berkali-kali di’bully’ oleh teman-teman belajar di sekolah. Aksi bully yang dialami Kheris Rogers justru menjadi gagasan bisnis yang cemerlang baginya dan sang kakak, Taylor Polard.

Melansir laman CNBC, Taylor ingat saat adiknya, Rogers masih berada di kelas satu sekolah dasar. Kala itu, sang adik, Rogers, mandi sangat lama dan saat ditanya, dia berkata ingin kulitnya lebih terang.

“Itulah saat pertama kali saya menyadari bahwa adik saya tengah dibully di sekolah dan itu akan terus berlanjut,” tutur Taylor. Anak-anak lain meledek warna kulit Rogers yang sangat gelap mengingat sebagian besar siswa di kelasnya berkulit putih.

Bahkan gurunya memberi ia warna crayon hitam saat seluruh murid diminta menggambar dirinya masing-masing. Hingga akhirnya, Erika Pollard, ibu Rogers memindahkan anaknya ke sekolah lain. Sayangnya, di sekolah yang baru, para siswa tetap mengejek warna kulit Rogers dan terang-terangan menyebutnya si hitam.

Yah, memang begitulah tragisnya perbedaan ras, padahal kita di dunia diciptakan dengan kapasitas yang sama, dengan hanya perbedaan warna kulit saja apakah kita bisa yakin bahwa mana dari kita memiliki karakteristik yang lebih baik?
Tidak ada ilmu pasti dalam permasalahan genetika ini, dan tidak juga ada yang tahu apakah tiap orang bisa sukses dalam hidupnya, begitu juga dengan kakak beradik ini, berlanjut dalam kisah nyatanya.

Pada 2017, Taylor lantas memajang foto Rogers di akun Twitternya dengan hashtag #FlexInHerComplexion, sebuah ungkapan yang biasa digunakan untuk mendorong para gadis agar merasa cantik.

“Gambar tersebut menjadi viral,” katanya.

Dua kaka beradik itu mendapatkan banyak sekali dukungan atas cuitannya di Twitter. Mereka memutuskan untuk menyalurkan energi tersebut. Keduanya lantas membangun bisnis kaos dengan tulisan Flexin’ In My Complexion yang dirilis April 2017.

Sejauh ini, dari modal USD 100 atau Rp 1,5 juta yang diberikan sang ibu, keduanya sudah mampu menjual lebih dari 10 ribu kaos. Tak hanya itu, pendapatan mereka melambung hingga USD 110 ribu atau Rp 1,6 miliar. (USD 1 = Rp 14.485)

Kemudian yakinkah anda bahwa anda bisa sukses karena anda memiliki warna kulit putih? kuning? ataukah hitam?
Karena kita beragam, maka dunia akan menjadi berwarna dan membuat hidup kita menjadi lebih bersemangat, asal kita memandang perbedaan sebagai anugrah dari Tuhan.